Natal GKKD Pangkalan Kerinci Berlangsung Khidmat, thema: Membangun Budaya Pemuridan

PELALAWAN || Judicialjustice.com – Ibadah Perayaan Natal Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Pangkalan Kerinci berlangsung dengan penuh kemeriahan, sukacita, dan kekhidmatan pada Sabtu, (20/12/2025), bertempat di gedung gereja GKKD Pangkalan Kerinci.

Sejak awal ibadah dimulai, suasana ibadah begitu terasa, ditandai dengan dekorasi Natal yang indah, pencahayaan hangat, serta kehadiran jemaat yang memadati ruang ibadah dengan hati penuh syukur menyambut kelahiran Sang Juru Selamat.

Ibadah Natal tahun ini mengangkat tema “Membangun Budaya Pemuridan” berdasarkan firman Tuhan dalam 2 Timotius 2:2. Tema ini menjadi benang merah sepanjang rangkaian ibadah, mengajak seluruh jemaat untuk tidak hanya merayakan Natal sebagai peristiwa rohani, tetapi juga meneguhkan panggilan untuk hidup dalam pemuridan yang berkelanjutan, setia mewariskan iman, dan membangun generasi yang takut akan Tuhan.

Sorak sorai pujian menggema memenuhi gedung gereja melalui berbagai tampilan seperti liturgi dan persembahan Natal yang lainnya. Paduan suara dan kelompok vokal tampil dengan penuh penghayatan, menyanyikan kidung-kidung Natal yang membangkitkan semangat dan sukacita jemaat. Tepuk tangan meriah, senyum, serta ungkapan syukur mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana perayaan yang hidup, hangat, dan sarat makna akan kasih Allah yang dinyatakan melalui kelahiran Yesus Kristus.

Puncak ibadah diisi dengan penyampaian firman Tuhan oleh Ps. Betel Harefa, S.Th, yang menegaskan pentingnya peran setiap orang percaya dalam membangun budaya pemuridan di tengah gereja dan masyarakat. Dalam khotbahnya, jemaat diajak untuk tidak berhenti pada perayaan seremonial Natal, melainkan menjadikan kelahiran Kristus sebagai titik tolak pembaruan hidup dan komitmen untuk hidup setia dalam ajaran Kristus dan mengajarkan Firman Tuhan kepada orang lain, dan menjadikannya murid Kristus.

“Natal bukan hanya tentang sukacita sesaat, tetapi tentang ketaatan jangka panjang. Apa yang kita terima hari ini harus kita teruskan kepada orang-orang yang dapat dipercaya, agar iman tetap hidup dari generasi ke generasi,” ungkap Ps. Betel Harefa dalam kutipan khotbahnya yang disambut dengan respon yang hangat dari jemaat.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Perayaan Natal Umum Kabupaten Pelalawan Tahun 2025

Ibadah Perayaan Natal GKKD Pangkalan Kerinci ini ditutup dengan doa berkat dan suasana kebersamaan yang penuh damai. Jemaat pulang dengan hati yang dikuatkan, iman yang diteguhkan, serta semangat baru untuk menghidupi makna Natal dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan ini menjadi kesaksian nyata bahwa Natal adalah momentum ilahi untuk membangun iman, kasih, dan budaya pemuridan yang kokoh di dalam Kristus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *