JUDICIALJUSTICE.COM – Lotu | Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Utara bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Utara terus memperkuat sinergi dalam pengelolaan data melalui optimalisasi statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan di Kabupaten Nias Utara.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Diskominfo Kabupaten Nias Utara tersebut difokuskan pada strategi pembinaan statistik sektoral, peningkatan kualitas data, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. Upaya ini sekaligus mendukung percepatan implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Senin (20/04/2026).
Kepala BPS Kabupaten Nias Utara menegaskan bahwa integrasi data lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Menurutnya, tanpa data yang selaras dan terstandarisasi, perencanaan pembangunan berisiko tidak efektif.
“Melalui Satu Data Indonesia, kita berharap tidak ada lagi tumpang tindih data sehingga perencanaan dan pengambilan kebijakan menjadi lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Nias Utara, Ya’aro Nazara, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan statistik sektoral melalui peningkatan infrastruktur teknologi informasi dan kapasitas sumber daya manusia. Diskominfo juga menegaskan perannya sebagai wali data daerah yang memastikan standar data terpenuhi.
“Diskominfo siap menjadi wali data di daerah, memastikan setiap data yang dihimpun memenuhi standar, interoperabel, dan dapat dimanfaatkan lintas sektor,” tegasnya.
Secara analitis, penguatan statistik sektoral di Kabupaten Nias Utara menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Dengan data yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat meningkatkan efisiensi program, meminimalkan duplikasi data, serta mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis bukti.
Implementasi Satu Data Indonesia juga mendorong terciptanya interoperabilitas data antarinstansi, sehingga informasi yang dihasilkan lebih konsisten dan mudah diakses. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik serta transparansi pemerintahan.
Selain itu, kolaborasi antara Diskominfo dan BPS menjadi kunci dalam memastikan pembinaan statistik sektoral berjalan berkelanjutan. Sinergi ini tidak hanya memperkuat koordinasi, tetapi juga meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola data yang sesuai standar nasional.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Nias Utara optimistis dapat mewujudkan ekosistem data yang berkualitas dan berdaya guna. Ke depan, penguatan statistik sektoral melalui Satu Data Indonesia diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan berkelanjutan.##















