Keteguhan Iman Kaum Ibu GBKP Danau Lancang di Tengah Dinamika Kehidupan

DANAU LANCANG || judicialjustice.com – Di berbagai sudut Desa Danau Lancang, mulai dari warung kopi hingga perkumpulan kecil di pasar, perbincangan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir banyak dipenuhi isu tentang kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Topik tersebut menjadi bahan diskusi harian, yang kerap memanas dan memantik beragam pendapat di tengah warga. Kamis (27/11/2025).

Namun, suasana yang berbeda justru tampak di Dusun Tiga Sei Pabaso. Kaum ibu jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) memilih langkah yang lain. Di tengah hiruk-pikuk perdebatan tentang kawasan hutan dan persoalan kehidupan, mereka lebih memusatkan perhatian pada persiapan menyambut Hari Raya Natal. Di sela-sela aktivitas rumah tangga, mereka berkumpul dengan penuh semangat untuk merancang berbagai program rohani dan kegiatan kebersamaan guna memeriahkan hari besar keagamaan tersebut.

Bagi para ibu jemaat ini, nilai kehidupan tidak semata-mata diukur dari harta dan kepemilikan. Mereka meyakini bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia di dunia hanyalah titipan dari Sang Pencipta. Seperti yang diungkapkan salah seorang ibu jemaat saat pertemuan persiapan Natal,

“Harta itu memang perlu kita cari selama kita hidup di dunia ini, tetapi kita juga harus sadar bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipan dari Tuhan,” ucapnya dengan senyum melekat bahagia.

Kesadaran iman itulah yang menjadi pegangan mereka dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Di tengah pertikaian, tekanan ekonomi, dan perbedaan pendapat yang kerap muncul di masyarakat, mereka bersepakat untuk tidak meninggalkan kegiatan keagamaan. Menurut mereka, justru dengan semakin tekun beribadah dan melayani, hati menjadi lebih tenang dan jalan keluar akan lebih mudah ditemukan.

Seorang ibu lainnya menambahkan dengan penuh keyakinan, “Kalau ada masalah atau pertikaian, jangan sampai kita menjauh dari Tuhan. Dengan menekuni kegiatan keagamaan, pasti kita akan di mampukan mencari jalan keluar dari setiap persoalan,” terangnya kepada semua rekannya.

Baca Juga:  Silaturahmi Hangat PKN dengan Kapolres Pelalawan Perkuat Sinergi Keamanan Daerah

Kebijaksanaan para ibu jemaat GBKP di Danau Lancang ini menjadi cerminan sikap hidup yang mengutamakan iman, kebersamaan, dan kedamaian di tengah dinamika sosial yang terus bergerak. Di saat banyak orang larut dalam perdebatan dan kegelisahan, mereka memilih untuk menata hati, memperkuat iman, dan mempersiapkan perayaan Natal sebagai momentum mempererat persaudaraan serta menabur harapan bagi sesama.

Roki R. Ginting.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *