Pesona Wisata Alam Batu Langkai Jadi Magnet Warga Sambut Tahun Baru 2026 di Kampar

Keterangan foto: Wisata alam Batu Langkai di Desa Air Tiris, Kampar, ramai dikunjungi warga saat libur Tahun Baru 2026. (Doc. Judicialjustice)

KAMPAR || Judicialjustice.com Momen pergantian Tahun Baru 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati keindahan alam, salah satunya di kawasan wisata alam Batu Langkai, Desa Air Tiris, Dusun Limau Manis, Kabupaten Kampar. Destinasi ini menjadi sasaran kunjungan warga lokal maupun dari luar daerah karena menawarkan panorama alam yang asri, sungai yang jernih, serta suasana tenang yang cocok untuk berlibur bersama keluarga. Kamis (1/1/2026).

Wisata Batu Langkai dikenal sebagai salah satu kekayaan alam yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Keberadaan objek wisata ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian warga Dusun Limau Manis. Pada libur Tahun Baru 2026, jumlah pengunjung terlihat meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

Pengelolaan wisata alam Batu Langkai dilakukan oleh Jamil, warga yang berdomisili di Dusun Limau Manis. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada, pengelola bersama warga sekitar membuka peluang usaha kecil seperti berjualan makanan dan minuman, serta penyewaan sampan untuk menyusuri sungai yang menjadi daya tarik utama lokasi tersebut.

Salah seorang warga setempat, Samsimarni, menyampaikan bahwa keberadaan wisata Batu Langkai sangat membantu masyarakat.

“Tempat wisata alam ini dikelola oleh Pak Jamil yang memang warga Dusun Limau Manis. Dengan adanya wisata ini, warga bisa menambah penghasilan, baik dari berjualan makanan dan minuman maupun menyewakan sampan,” ujarnya. Ia menambahkan, tarif sampan pun sangat terjangkau, yakni hanya Rp10.000 untuk dua kali putaran.

Lebih lanjut, Samsimarni berharap agar wisata Batu Langkai mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Saya berharap tempat wisata alam ini bisa menjadi perhatian pemerintah, karena sangat membantu masyarakat setempat dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” tutupnya.

Baca Juga:  Ketua Dewan Pakar DPP PJS Resmi Sandang Gelar Doktor dari Universitas Muhammadiyah

Sementara itu, salah seorang pengunjung bernama Risna, yang datang bersama rombongan dari Tapung Hulu, mengaku merasa senang dan puas berwisata di Batu Langkai. Ia menilai biaya yang dikeluarkan sangat ramah di kantong karena pengunjung hanya dikenakan biaya parkir tanpa tiket masuk.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat merasa puas dan senang sekali dengan adanya tempat wisata alam ini. Suasananya nyaman, alamnya masih alami, dan biayanya murah. Saya tidak merasa bosan datang ke sini, pokoknya puas banget,” ungkap Risna, menggambarkan pengalamannya menikmati momen Tahun Baru 2026 di wisata alam Batu Langkai.

Dengan potensi alam yang dimiliki serta dukungan masyarakat setempat, wisata Batu Langkai diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Kampar yang patut mendapat perhatian publik dan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *