PANGKALAN KERINCI || Judicialjustice.com – Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terasa dalam kegiatan buka puasa yang diadakan oleh Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, SH bersama Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) bersama Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Pangkalan Kerinci. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, SH, bersama istrinya Hj. Rohani Tamrin, SE selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Pelalawan, pada Jumat (13/3/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh para pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah menambah semarak kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, dan masyarakat.
Silaturahmi sebagai Tujuan Utama Kegiatan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat mengundang para pengurus masjid dan tim Gerakan Subuh Berjamaah untuk hadir di kediamannya. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah kami bisa mengundang Bapak dan Ibu untuk datang ke rumah kami. Tujuan kami tidak lain adalah untuk bersilaturahmi. Apalagi kita bersama tim Gerakan Subuh Berjamaah ini telah berkeliling ke berbagai masjid yang ada di Pangkalan Kerinci,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga berbagi pengalaman pribadi yang mendorongnya melakukan kegiatan bersih-bersih masjid. Selain itu, merencanakan program pelatihan pengurusan jenazah bagi masyarakat.
Tamrin, menceritakan bahwa pernah ada salah satu karyawannya yang meninggal dunia, namun cukup lama mencari orang yang mampu memandikan jenazah.
“Untuk itu, ke depan saya berencana mengadakan pelatihan memandikan jenazah yang akan dilaksanakan di rumah saya dan dipandu oleh Ustad Rais, S.Ag. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan,” jelasnya.
Gerakan Subuh Berjamaah untuk Menghidupkan Masjid
Husni Tamrin juga menjelaskan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah merupakan salah satu program yang terus digalakkan di berbagai masjid di Pangkalan Kerinci. Program ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah, tetapi juga diawali dengan kegiatan membersihkan masjid.
Ia menyebutkan bahwa di Kecamatan Pangkalan Kerinci terdapat sekitar 64 masjid yang menjadi target kegiatan tersebut. Hingga saat ini, delapan masjid telah melaksanakan kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dengan hasil yang cukup baik.
Masjid Bersih, Ibadah Semakin Khusyuk
Beberapa masjid yang telah menjadi lokasi kegiatan antara lain Masjid Ar-Raudhah Perumahan Permata Andalan, Masjid Darul Ihsan BLP, Masjid Al-Mujahirin di belakang Polsek, Masjid Istiqomah, Masjid Al-Hidayah, Masjid Jami’ , Baitul Ridho, serta Masjid Baiturrahman.
Menurut Husni Tamrin, meskipun pada awalnya program tersebut sempat diragukan, namun dengan niat yang tulus untuk membersihkan rumah Allah, kegiatan tersebut akhirnya mendapat dukungan dari masyarakat.
“Jika masjid bersih dan wangi, tentu ibadah kita akan lebih nyaman dan khusyuk. Itu yang menjadi semangat kita bersama,” ungkapnya.
Keteladanan Melayani Rumah Allah SWT
Ia juga mengisahkan pengalamannya ketika turun langsung membersihkan masjid bersama para jamaah. Bahkan, ia pernah menjadi koordinator dalam membersihkan toilet masjid. Baginya, tidak ada alasan untuk merasa gengsi dalam melayani rumah Allah.
“Kita tidak boleh merasa gengsi dalam melayani rumah Allah. Membersihkan masjid adalah bagian dari ibadah,” tambahnya.
Rencana Pengembangan Gerakan Subuh Berjamaah
Ke depan, program Gerakan Subuh Berjamaah akan terus dikembangkan dengan membentuk dua kelompok kegiatan yang akan bergerak ke berbagai wilayah masjid di Pangkalan Kerinci. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak masjid yang dapat terlibat dalam gerakan memakmurkan masjid tersebut.
Tausiyah tentang Memakmurkan Masjid sebagai Syiar Islam
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustad Edi Imran, mengingatkan bahwa memakmurkan masjid merupakan bagian penting dari syiar Islam. Ia menyampaikan bahwa membersihkan masjid, memakmurkannya, serta menghidupkan shalat berjamaah merupakan bentuk kecintaan umat Islam terhadap rumah Allah.
“Allah menyebutkan dalam Al-Qur’an bahwa orang yang mengagungkan syiar Allah merupakan tanda kuatnya iman seseorang,” tuturnya.
Belajar dari Kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz
Ustad Edi Imran juga menyinggung kisah kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang dikenal membawa masa kejayaan Islam karena kepemimpinannya yang adil dan penuh ketaatan kepada Allah.
Menurutnya, jika umat Islam kembali menghidupkan nilai-nilai ketaatan, memperkuat kebersamaan, serta memakmurkan masjid, maka keberkahan Allah akan turun kepada masyarakat.
Ajakan untuk Bersedekah dan Peduli Sosial
Dalam tausiyahnya, ia juga mengajak para jamaah untuk memperbanyak sedekah serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan. Salah satunya adalah membantu pengurusan jenazah yang memiliki pahala besar di sisi Allah SWT.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sarung kepada para hadirin. Pembagian ini menjadi simbol kebersamaan dan bentuk perhatian dalam menyemarakkan ibadah di bulan suci Ramadan.
Buka Puasa dan Shalat Maghrib Berjamaah
Saat waktu berbuka tiba, para jamaah bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disediakan oleh tuan rumah. Suasana keakraban dan kekeluargaan terlihat jelas di antara para tamu yang hadir.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan buka puasa bersama ini pun berakhir dengan membawa pesan kuat tentang pentingnya silaturahmi, dakwah, serta kebersamaan dalam memakmurkan masjid.















