PELALAWAN – Judicial Justice | Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan kerja tersebut berlangsung di area Kantor PT Gandaerah Hendana, Desa Ukui Dua, Kecamatan Ukui. Selain meninjau lokasi lahan terdampak Karhutla, Menteri Kehutanan juga melaksanakan bakti kesehatan dan trauma healing bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara terpadu, sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak asap kebakaran.
Rombongan Menteri Kehutanan RI dipimpin langsung oleh Raja Juli Antoni. Turut serta dalam rombongan Plt. Gubernur Riau H. SF Hariyanto, M.T., Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, dan Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan RI Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Agr.Sc.
Hadir pula Dirjen PKH Kementerian Pertanian RI Dr. drh. Agung Suganda, M.Si, SKM Gakkum Kemenhut RI Irjen Pol (Purn) Kasihan Rahmadi, S.H., M.H, Ka BBKSDA Riau Supartono, S.Hut., M.P, serta Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Mohammad Syech Ismed, S.E., M.Han.
Dari Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kabupaten Pelalawan turut hadir Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.E., M.M, Asisten 1 Setda Kabupaten Pelalawan H. Zulkifli, S.Ag., M.Si, Kadis Perkebunan dan Peternakan Akhtar, S.E, Kadis PUPR Irham Nisbar, S.T., M.T, Kadis DLH Eko Novitra, S.T., M.Si, Kalaksa BPBD Tengku Zulfan, para PJU Polda Riau, para PJU Polres Pelalawan, pegawai Puskesmas Ukui, serta masyarakat Desa Ukui Dua.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dengan kedatangan rombongan menggunakan helikopter yang mendarat di Lapangan PT Gandaerah Hendana.
Selanjutnya, pada pukul 09.45 WIB dilaksanakan bakti sosial, bakti kesehatan, dan trauma healing untuk warga sekitar yang terdampak kabut asap.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak Karhutla, khususnya dalam menjaga kesehatan dan memberikan dukungan psikologis selama kondisi kabut asap.
Pada pukul 10.35 WIB, rombongan bergerak menuju lokasi Karhutla. Pukul 11.00 WIB dilakukan pengecekan langsung ke titik-titik lahan yang terbakar untuk melihat kondisi di lapangan dan kesiapan penanganan.
Peninjauan langsung tersebut dilakukan untuk melihat kondisi lahan pascakebakaran sekaligus memastikan langkah penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Dalam arahannya di hadapan masyarakat dan Forkopimda, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat sekaligus melakukan penanganan terhadap Karhutla.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah kabut asap. Kami juga akan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ujar Raja Juli.
“Penanganan Karhutla tidak bisa sendiri-sendiri, harus sinergi antara pusat, daerah, TNI, Polri dan masyarakat. Lahan yang terbakar harus segera dipulihkan dan dicegah agar tidak terulang kembali,” tambahnya.
Pesan tersebut menekankan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan hingga masyarakat.
Selain penanganan terhadap titik kebakaran, pemulihan lahan yang terdampak juga menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya kebakaran kembali.
Kegiatan kunjungan Menteri Kehutanan RI di Kecamatan Ukui tersebut berakhir pukul 12.00 WIB.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan penanganan Karhutla di Kabupaten Pelalawan dapat lebih cepat, terpadu, dan memberikan rasa aman serta kepastian perlindungan kesehatan bagi masyarakat.








