PELALAWAN – Judicial Justice | Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah, Jalan Cinta Damai, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, mencapai puncak pada Minggu (30/8/2026). Pawai, sepeda hias, pentas kreasi santri, khatam Al-Qur’an hingga tabligh akbar menjadi rangkaian acara inti sekaligus penutupan.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, melibatkan anak-anak, santri, remaja masjid, guru, orang tua dan masyarakat. Kegiatan dikemas dengan nuansa keagamaan sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan tampil di tengah masyarakat.
Turut hadir Ketua BKM Masjid Al-Hidayah H. Candra, Sekretaris BKM Rusli Efendi, S.Ag., Ketua Pelaksana TPQ Al-Hidayah H. Muslimin, S.Pd.I., Ketua RT 01 Syafrizal, serta para guru dan pengurus yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Ust. Muhammad Hari, Ustzh. Suryanti, Ust. Ali Rido dan Ustzh. Zahrona.
Kegiatan diawali dengan pawai dan sepeda hias. Anak-anak dan peserta mengenakan pakaian bernuansa Islami serta membawa berbagai hiasan yang telah dipersiapkan. Mereka berjalan bersama di lingkungan sekitar Masjid Al-Hidayah dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan.
Ketua Pelaksana TPQ Al-Hidayah, H. Muslimin, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas antusiasme peserta dan dukungan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT karena seluruh rangkaian Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah dapat berjalan dengan baik dan penuh nikmat. Kami sangat bersyukur melihat antusiasme anak-anak, santri, remaja dan masyarakat dalam mengikuti setiap kegiatan,” ujar H. Muslimin.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus membangun keberanian dan kreativitas generasi muda.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat silaturahmi serta membangun keberanian dan kreativitas anak-anak dan generasi muda,” katanya.
Setelah pawai dan sepeda hias, kegiatan dilanjutkan dengan pentas kreasi santri. Para santri mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan orang tua, guru, panitia dan masyarakat. Penampilan tersebut sekaligus menjadi pengalaman bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan umum.
Rangkaian acara kemudian diisi dengan khatam Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai keagamaan serta menumbuhkan kecintaan anak-anak dan santri terhadap Al-Qur’an.

H. Muslimin berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para peserta, khususnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak semakin mencintai masjid, mencintai Al-Qur’an dan meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang mereka dapatkan dalam kegiatan ini mudah-mudahan menjadi bekal yang baik bagi mereka,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari BKM, guru, panitia, orang tua, peserta, remaja masjid hingga masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua BKM, Sekretaris BKM, para guru, panitia, orang tua, peserta, remaja masjid dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan. Kehadiran dan dukungan semua pihak menjadi kekuatan bagi kami dalam melaksanakan kegiatan ini,” ungkapnya.
Tabligh akbar menjadi acara puncak sekaligus penutup Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan dan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
Seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam memakmurkan masjid. Anak-anak dan santri mendapat ruang untuk belajar serta berkreasi, sementara guru, orang tua, remaja masjid dan masyarakat turut memberikan dukungan.
Dengan berakhirnya tabligh akbar, Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 resmi ditutup. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, Al-Qur’an dan kehidupan keagamaan di lingkungan masyarakat.








