Penuh Sukacita, Jemaat GKKD Pangkalan Kerinci Rayakan Ulang Tahun Ibu Gembala Pdm Beatrix Englin ke-48

Keterangan Foto: Pdm. Beatrix Englin Q, SP, didampingi suaminya, Ps. Betel Harefa, S.Th., saat menerima ucapan selamat dan doa dari jemaat GKKD Pangkalan Kerinci dalam perayaan pertambahan usianya yang ke-48 tahun. Minggu (8/11/2026). Dok JJ

PANGKALAN KERINCI – Judicial Justice | Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai keluarga besar Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, dalam momentum perayaan ulang tahun Ibu Gembala, Pdm. Beatrix Englin Q, SP, yang ke-48 tahun. Minggu (8/11/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Ibadah Raya yang diikuti seluruh jemaat. Dalam kesempatan tersebut, Ps. Betel Harefa, S.Th., menyampaikan firman Tuhan yang mengajak jemaat untuk menjalani kehidupan dengan senantiasa mengandalkan Tuhan Yesus dan mengikuti tuntunan-Nya dalam menghadapi setiap pergumulan.

Mengangkat pesan dari Amsal 4, Ps. Betel mengingatkan bahwa setiap orang percaya harus menjaga arah pandangan dan perjalanan hidup agar tetap berfokus kepada Tuhan. Menurutnya, persoalan hidup tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang biasa, melainkan harus dihadapi dengan iman dan senantiasa mengandalkan pertolongan Tuhan.

“Kalau kita mau menjalani hidup ini dengan fokus mengandalkan Tuhan dan mengikuti tuntunan-Nya, ketika menghadapi pergumulan tentu kita harus mengandalkan Tuhan. Namun, terkadang ada orang yang menjalani suatu masalah seolah-olah hal itu biasa saja. Melalui firman ini, kita dituntun untuk mengarahkan pandangan dan perjalanan hidup hanya kepada Tuhan Yesus,” ujar Ps. Betel Harefa.

Ia juga mengingatkan bahwa anak yang dipercayakan Tuhan kepada orang tua merupakan anugerah sekaligus kepercayaan istimewa yang harus dijaga, dirawat, dan dibimbing dengan penuh kasih serta tanggung jawab.

Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, suasana sukacita semakin terasa ketika seluruh jemaat turut merayakan pertambahan usia Ibu Gembala Pdm. Beatrix Englin Q, SP., yang genap berusia 48 tahun. Dalam momen istimewa tersebut, Ps. Betel Harefa selaku suami turut mendampingi, sementara seluruh jemaat ikut berbahagia dan menyampaikan ucapan selamat serta doa.

Baca Juga:  Bupati Afni Naikkan Sagu Hati Veteran Siak 300 Persen Jadi Rp5 Juta

Perayaan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas anugerah kehidupan yang diberikan Tuhan. Bagi keluarga besar GKKD Pangkalan Kerinci, pertambahan usia Ibu Gembala bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk menyampaikan kasih, penghargaan, dan doa atas perjalanan kehidupan serta pelayanan yang telah dijalani.

Dalam suasana penuh kehangatan, jemaat juga menyampaikan harapan agar Pdm. Beatrix Englin Q, SP., senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, hikmat, serta sukacita dalam menjalani kehidupan dan pelayanan.

Bacaan Lainnya

“Kiranya pertambahan usia ini menjadi berkat dan kesaksian atas penyertaan Tuhan. Tuhan senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, hikmat, dan sukacita dalam setiap langkah pelayanan. Teruslah menjadi berkat bagi jemaat dan menjadi teladan dalam kasih serta pengabdian kepada Tuhan,” demikian ungkapan doa dan harapan yang mewarnai momentum kebersamaan tersebut.

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan kekeluargaan di lingkungan GKKD Pangkalan Kerinci. Kebahagiaan seorang gembala turut menjadi kebahagiaan jemaat, sementara doa dan dukungan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan dan persaudaraan.

Momentum ulang tahun ke-48 ini diharapkan menjadi perjalanan baru yang semakin diberkati Tuhan, dipenuhi sukacita, serta terus menghadirkan kasih dan manfaat bagi keluarga, jemaat, dan sesama.

Sebab, bertambahnya usia bukan hanya tentang bertambahnya waktu kehidupan, tetapi juga tentang semakin bertumbuh dalam iman, ketulusan, kasih, dan kesetiaan dalam menjalani panggilan Tuhan.

Ibadah tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa gereja bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga keluarga rohani yang saling menopang, menghargai, dan menguatkan dalam perjalanan iman. Sukacita ulang tahun Ibu Gembala pun menjadi salah satu momen yang mempererat ikatan kasih dan persaudaraan di tengah jemaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *