Ketua Umum PKN Samazasa Ndruru Lantik Pengurus Cabang Pangkalan Kerinci Periode 2026–2030

 

PANGKALAN KERINCI – JUDICIAL JUSTICE | Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Nias (PKN) Pelalawan, Samazasa Ndruru melantik langsung Badan Pengurus Harian (BPH) PKN Cabang Pangkalan Kerinci periode 2026–2030. Minggu (6/9/2026). 

Turut hadir Pengurus PKN Pelalawan Ps. Betel Harefa, S.Th Sekum PKN Pelalawan, Rosahati Laia, SE sebagai Bendum PKN Pelalawan. Pembina, Bumantara Gani, Preses Yamaorota Gea, M.Th, Drs. Sozifao Hia, M.Si, Faozatulo Gea, SE, Filisona Zai, SE, Pdt. Maranatha Laoly, S.Pd.K, Ketua DPD PKNR Yulianaus Halawa. Jajaran pengurus DPP PKN Pelalawan, tokoh pemerintahan, tokoh agama, jajaran pengurus cabang, tim media, tokoh masyarakat Ono Niha serta sejumlah pengusaha.

Pelantikan menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dengan musyawarah dan pembentukan panitia hingga pemilihan pengurus PKN Cabang Pangkalan Kerinci. Susunan pengurus yang dilantik antara lain Arijus Baene, S.Pd sebagai Ketua PKN Cabang Pangkalan Kerinci, didampingi Elinus Halawa sebagai Wakil Ketua, Sonifati Lahagu sebagai Sekretaris, Peringatan Hulu sebagai Wakil Sekretaris I, Weniyusu Gea sebagai Wakil Sekretaris II, serta Ariston Hulu sebagai Bendahara, Humas Arianus Telaumbanua, Oberdin Halawa, Ofelius Gulo, dan Junius Zalukhu serta jajaran Koordinator lainnya.

Ketua panitia, Esafati Daeli, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan merupakan hasil dari musyawarah bersama melalui rapat PKN Cabang Pangkalan Kerinci. 

“Bahwa pelaksanaan acara pada hari ini berdasarkan musyawarah bersama melalui rapat dari cabang Pangkalan Kerinci setelah dibentuk panitia kemudian kita melakukan rangkaian acara mulai dari pemilihan dan hari ini adalah acara puncaknya yaitu pelantikan pengurus cabang terpilih,” tuturnya. 

Esafati mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan dari DPP PKN, khususnya dalam memberikan arahan kepada panitia sehingga acara pelantikan dapat terlaksana dengan baik. 

“Pada kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih yang pertama kepada DPP yang selalu mendukung panitia memberikan arahan sehingga pelaksanaan acara pada hari ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain dukungan dari jajaran organisasi, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada para kontraktor dan pengusaha yang telah bergotong royong memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan. Menurut Esafati, dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan dan kekuatan dalam membangun PKN Cabang Pangkalan Kerinci. 

Bacaan Lainnya

“Begitu juga kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kontraktor dan pengusaha yang telah bergotong-royong saling mendukung sehingga semua apa yang kita gunakan mulai pada saat Muscab dan juga hari ini bisa kita kumpulkan sebagai bukti atau wujud kebersamaan dan kekuatan kita di dalam PKN Cabang Pangkalan Kerinci,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPMJ BNKP Jemaat Efrata Pangkalan Kerinci Resort 60 yang telah memberikan tempat untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. 

“Kami sadar bahwa kami dari panitia banyak kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaan ini mulai pada saat pelaksanaan Muscab sampai pada hari ini. Untuk itu dengan penuh kerendahan hati kami dari panitia mengucapkan permohonan maaf apabila dalam rangkaian acara ini ada kekurangan dan kelemahan.” imbuhnya. 

Ia berharap kekurangan yang terjadi tidak mengurangi semangat kebersamaan seluruh pihak dalam mendukung keberadaan dan kegiatan PKN Cabang Pangkalan Kerinci.

Menutup laporan panitia, Esafati menyampaikan dua ungkapan dalam bahasa Nias yang menjadi bagian dari pesan kebersamaan dalam kegiatan tersebut. “Tahato-hatoo dalu mbanua balo takhamo Taurouarou dano ba tahundra-hundrago.” Kemudian dilanjutkan dengan ungkapan: “Nahasara dodo, nahasara li, taolikhe gawoni, taolai guli nasi.” tegasnya. 

Acara kemudian di isi dengan Khotbah singkat oleh pendeta Yamaorota Gea, M.Th, dilanjutkan Budaya Nias prosesi Fame’e Afo (penyambutan dengan sekapur sirih). Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyanyikan Lagu “Tano Niha.” 

Ketua PKN Cabang Pangkalan Kerinci, Ariyus Baene, S.Pd, dalam sambutannya mengawali penyampaian dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya pelantikan pengurus PKN Cabang Pangkalan Kerinci. 

“Kami mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih dan berkat-Nya sehingga kita dapat berkumpul pada sore hari ini dalam rangkaian acara pelantikan PKN Cabang Pangkalan Kerinci,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati Tak Kunjung Tuntas, Komnas Anak: Darurat Nasional!

Ariyus mengatakan, pelantikan tersebut menjadi sejarah sekaligus tanggung jawab bagi kepengurusan PKN Cabang Pangkalan Kerinci dalam menjalankan organisasi, khususnya dalam menjaga kebersamaan masyarakat Nias yang berada di perantauan. 

“Dengan pelantikan ini, kami resmi mengemban tugas untuk mengembangkan dan menjaga eksistensi serta martabat orang Nias di tempat kita tinggal. Bagi kami, ini merupakan sebuah sejarah sekaligus tanggung jawab yang berat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa jabatan ketua bukanlah bentuk kekuasaan, melainkan sebuah amanah dan bagian dari struktur organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Untuk periode kepengurusan 2026–2030, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program yang berorientasi pada solidaritas sosial, kebudayaan dan kepedulian terhadap masyarakat. 

“Kami menyadari bahwa jabatan ketua adalah amanat, bukan jabatan yang bersifat kekuasaan. Karena itu, kepercayaan yang diberikan kepada kami akan kami jawab dengan meningkatkan rasa solidaritas melalui kegiatan sosial dan kebudayaan,” ungkapnya.

Ariyus menjelaskan, salah satu program yang akan dilakukan adalah memperkuat keberadaan organisasi di berbagai wilayah untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. 

“Kami akan berupaya berada di setiap wilayah untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai permasalahan. Walaupun kami tidak selalu bisa memberikan bantuan secara langsung, minimal melalui saluran organisasi lain kita dapat membantu mencarikan solusi bagi saudara-saudara kita yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, memenuhi kebutuhan hidup maupun bagi para lansia,” jelasnya.

Selain bidang sosial, ia juga menekankan pentingnya kontribusi organisasi dalam pendidikan dan pelestarian budaya, terutama dengan melibatkan generasi muda. 

“Kami ingin mengajak terutama para pemuda untuk mempererat hubungan sesama melalui kegiatan kebudayaan. Mari kita tingkatkan kegiatan tersebut agar kebudayaan kita dapat terus dilestarikan dengan baik,” tambahnya. 

Ariyus kemudian mengajak seluruh pengurus, pembina dan anggota untuk bersama-sama membuktikan bahwa PKN dapat menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Nias di perantauan. 

“Tanpa dukungan pengurus, pembina dan seluruh anggota, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Mari kita buktikan bahwa di mana pun orang Nias berada, kita tetap bersatu dan memberikan kontribusi,” pungkasnya.

Sementara itu, Drs. Sozifao Hia, menyoroti kuatnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang selama ini ditunjukkan keluarga besar PKN, terutama ketika ada anggota atau keluarga masyarakat yang mengalami musibah. 

“Bila ada saudara-saudara kita yang meninggal, itu terasa sekali. Terima kasih kepada seluruh pengurus, khususnya kepada saudara-saudara kita dan para pengusaha muda yang telah luar biasa menggerakkan partisipasi sosial dan gotong royong,” ujar Sozifao Hia.

Ia mengapresiasi kepedulian seluruh pihak yang secara bersama-sama memberikan kontribusi sehingga bantuan dapat disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan. 

“Semua berlomba-lomba memberikan kontribusi, dan semuanya diurus dengan baik sehingga bantuan tersebut sampai kepada sasaran, yaitu keluarga yang membutuhkan,” katanya.

Faozatulo Gea, SE, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PKN Cabang Pangkalan Kerinci yang telah dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dan sukses memimpin organisasi selama periode 2026–2030. 

“Selamat dan sukses dalam memimpin kepengurusan PKN Cabang Pangkalan Kerinci. Ucapan selamat kami sampaikan kepada ketua, sekretaris, bendahara serta seluruh departemen yang telah dipilih dan dilantik,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pembina PKN Kabupaten Pelalawan, Faozatulo mengaku bahagia melihat terbentuknya kepengurusan baru tersebut. Ia juga mengapresiasi sambutan perdana Ketua PKN Cabang Pangkalan Kerinci yang menurutnya telah menggambarkan arah program organisasi ke depan. 

“Saya pribadi dan para pembina PKN Kabupaten Pelalawan merasa bahagia pada hari ini. Kami mengapresiasi isi pidato pertama ketua yang baru dilantik. Walaupun tidak disusun secara tertulis dan dibagikan kepada kita, tetapi tersirat dengan jelas apa yang menjadi program-program yang akan dilakukan ke depan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan PKN di Pangkalan Kerinci memiliki posisi penting dalam membangun kebersamaan masyarakat Nias di Kabupaten Pelalawan. Ia menekankan agar perbedaan asal daerah tidak menjadi penghalang untuk tetap bersatu dalam satu wadah organisasi. 

Baca Juga:  Praeses Yamaorota Gea Dorong PKN Perkuat Pembinaan Rohani Generasi Muda

“Perkumpulan ini, khususnya di Kota Pangkalan Kerinci, sangat dihargai. Walaupun banyak organisasi yang bersifat kedaerahan maupun kepulauan, kita tetap harus menunjukkan kekompakan dalam satu organisasi yang disebut Perkumpulan Keluarga Nias tanpa membeda-bedakan asal daerah kita masing-masing,” ungkapnya.

Faozatulo juga menyampaikan bahwa PKN telah menjadi bagian dari kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Pelalawan dan diharapkan terus mengambil peran dalam berbagai kegiatan bersama pemerintah daerah. 

“Sekarang ini kita sudah berada sejajar sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Pelalawan. Pemerintah daerah juga tetap mengikutsertakan kita, termasuk melalui Forum Pembauran Kebangsaan. Karena itu, yang kami tekankan adalah jangan pernah jemu untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan, dan ikut serta dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.

Pendeta Maranatha Laoli, S.Pd.K selaku Penyelenggara Agama Kristen menyampaikan bahwa pelantikan pengurus PKN Cabang Pangkalan Kerinci menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan persaudaraan. Ia mengajak seluruh keluarga besar PKN untuk tetap menjunjung nilai-nilai diwariskan para leluhur dari Pulau Nias serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. 

“Pelantikan ini menjadi momentum untuk meningkatkan solidaritas sebagai satu keluarga besar. Kita harus membawa nilai-nilai luhur dari orang tua kita di Pulau Nias, saling menghormati dan menjaga persaudaraan. Sebagai perkumpulan yang hidup di lingkungan masyarakat umum, mari kita menjadi bagian dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan bertanggung jawab untuk melayani. Sebagai wujud tanggung jawab dan iman, kita harus memiliki kasih, mengayomi dan melakukan perbuatan yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan,” ujar Pdt. Laoli.

Ketua Umum PKN Pelalawan, Samazasa Ndruru dalam arahannya mengajak seluruh pengurus dan anggota PKN Cabang Pangkalan Kerinci menjadikan organisasi sebagai rumah bersama untuk membangun persaudaraan, mengangkat martabat Ono Niha, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar tentang jabatan dan struktur kepengurusan, melainkan tentang bagaimana setiap orang mampu memberikan yang terbaik melalui bidang adat dan budaya, keagamaan, olahraga, pemberdayaan sumber daya manusia, hingga kehidupan sosial. 

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PKN Cabang Pangkalan Kerinci yang telah dilantik. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat. Salah satu kebanggaan kita, telah melihat bagaimana anak-anak kita mampu mengharumkan nama baik melalui prestasi, termasuk dalam bidang olahraga. Mereka mungkin berasal dari keluarga sederhana, tubuhnya kecil, dan dahulu dipandang sebelah mata, tetapi mereka mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Prestasi itu menunjukkan bahwa martabat seseorang tidak ditentukan oleh harta, tetapi oleh perjuangan, kerja keras, dan keberanian untuk membuktikan diri,” tuturnya.

“Organisasi ini harus menjadi tempat kita bertumbuh dan saling menguatkan. Kita harus mampu memaksimalkan seluruh sumber daya manusia yang kita miliki, baik melalui adat dan budaya, keagamaan, olahraga, maupun kegiatan sosial. Saya berharap PKN dapat terus melahirkan generasi yang berprestasi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan. Kita juga harus menjaga nama baik suku kita. Jangan sampai perbuatan seorang oknum kemudian mencoreng nama besar seluruh Ono Niha. Karena itu, mari kita membangun komunikasi yang baik dengan sesama perkumpulan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Pelalawan. Hadirlah sebagai pengurus organisasi yang membawa solusi, bukan menambah persoalan,” tambahnya.

“Saya juga mengingatkan kepada seluruh pengurus dan anggota, jadikan grup WhatsApp sebagai sarana untuk berbagi informasi yang bermanfaat, bukan tempat untuk berdebat, menyebarkan kabar yang belum jelas, apalagi berita palsu. Ketika ada saudara kita yang berduka, mari kita hadir. Ketika ada yang bersukacita, mari kita ikut bersyukur. Jangan pernah membeda-bedakan saudara berdasarkan asal daerah, marga, ataupun tempat kita berdomisili. Hormati dan hargai sesama sebagaimana nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur kita dari Pulau Nias. Di mana pun kita berada, kita tetap satu, kita adalah Ono Niha. Mari kita jaga persaudaraan, budaya, dan martabat kita dengan hati yang tulus, agar anak cucu kita kelak bangga melihat apa yang telah kita perjuangkan hari ini,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *