FEB Unilak Go Internasional: Tridharma Mendunia di Malaysia, Cetak SDM Global dan Perkuat Reputasi Kampus

Foto Istimewa: Jajaran Pimpinan, Dosen, dan Mahasiswa FEB Unilak foto bersama saat menjalankan kolaborasi akademik internasional di Malaysia bersama UiTM dan MSU dalam penguatan tridharma perguruan tinggi menuju world class university. Senin (4/5/2026). Doc JJ

JUDICIALJUSTICE.COM – PEKANBARU | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali menunjukkan kiprah internasionalnya melalui implementasi tridharma perguruan tinggi di Malaysia. Program internasional ini menjadi agenda strategis yang dilaksanakan setiap semester sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik dan perluasan jejaring global kampus.

Dipimpin langsung Rektor Prof. Dr. Junaidi, Ph.D., bersama Dekan FEB Dr. Dini Onasis, SE., Wakil Dekan, serta 23 mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi, FEB Unilak menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kegiatan bertajuk “Cross-Border Academic Synergy: Innovative Collaboration in Teaching, Empowering Global Communities and International Industries” tersebut berlangsung pada 3–7 Mei 2026.

Rangkaian kegiatan internasional diawali di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia melalui program visiting lecturer. Dalam kegiatan tersebut, dosen FEB Unilak memberikan kuliah umum sekaligus berbagi praktik bisnis dan ekonomi dari Provinsi Riau kepada sivitas akademika UiTM. Pada saat yang sama, sebanyak 23 mahasiswa FEB Unilak mengikuti proses perkuliahan di kampus tersebut sebagai bagian dari pertukaran akademik internasional, Sabtu (9/5/2026).

“Kehadiran kami di Malaysia bukan sekadar kunjungan, tapi langkah strategis. Dosen dan mahasiswa Unilak harus mampu berkompetisi dan berkolaborasi di level global. Ini bukti Unilak serius meningkatkan mutu pendidikan tinggi berstandar internasional,” kata Rektor Unilak, Prof Dr Junaidi.

Implementasi tridharma kemudian dilanjutkan melalui program pengabdian masyarakat internasional bersama UiTM Segamat. Dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi turun langsung mendampingi masyarakat Kampung Batu Badak, Segamat, yang mengelola usaha pertanian ubi beserta produk turunannya. Pendampingan difokuskan pada inovasi produk, strategi pemasaran UMKM, hingga penguatan ekonomi lokal berbasis potensi masyarakat.

Dekan FEB Unilak, Dr. Dini Onasis menyampaikan, “Pengabdian ini mengajarkan mahasiswa bahwa kontribusi kampus harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Kolaborasi dengan UiTM memberi kami perspektif baru bagaimana potensi lokal seperti singkong bisa dikembangkan menjadi produk bernilai global.”

Baca Juga:  Dari Pelalawan ke Panggung Nasional, Sella Pitaloka Raih Women’s Night of Excellence 2026

Kolaborasi akademik juga diperkuat melalui kunjungan ke Management and Science University (MSU) Malaysia. Dalam agenda tersebut, dosen FEB Unilak dan akademisi MSU menggelar riset bersama serta Focus Group Discussion (FGD) terkait penjaminan mutu pendidikan tinggi. Kedua institusi merancang joint research di bidang manajemen, akuntansi, kewirausahaan, dan ekonomi berkelanjutan untuk menghasilkan publikasi bereputasi internasional.

Selain itu, FGD tata kelola dan benchmarking kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) turut dilaksanakan guna memastikan lulusan FEB Unilak relevan dengan kebutuhan industri global.

Bacaan Lainnya

“OBE adalah masa depan pendidikan tinggi. Dari FGD dan Benchmarking ini kami membawa pulang praktik terbaik MSU agar kurikulum FEB makin adaptif dan lulusan kami siap kerja di mana saja,” ujar Dr. Dini Onasis.

Prof. Dr. Junaidi menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut merupakan bagian dari peta jalan Universitas Lancang Kuning menuju world class university. Menurutnya, mahasiswa yang terlibat dalam program internasional memiliki pengalaman lintas budaya dan jaringan global yang akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja internasional.

“Mahasiswa yang ikut ke Malaysia hari ini adalah duta Unilak. Mereka pulang dengan wawasan global, kemampuan lintas budaya, dan jaringan internasional. Inilah SDM unggul yang kami siapkan untuk Riau dan Indonesia,” tegasnya.

Ke depan, kerja sama strategis antara FEB Unilak dengan UiTM dan MSU Malaysia akan terus diperluas melalui program pertukaran mahasiswa, joint conference, kolaborasi penelitian, hingga pengembangan kurikulum bersama berbasis standar internasional.

Baca Juga:  Jaksa Agung Terima Kunjungan PWI Pusat, Pers adalah Sahabat

Melalui kegiatan ini, FEB Unilak semakin mempertegas posisinya sebagai pionir internasionalisasi di lingkungan Universitas Lancang Kuning. Implementasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat kini tidak lagi terbatas di dalam negeri, melainkan berkembang melalui sinergi global yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan tinggi.

Semangat Menembus Batas Negeri menjadi energi baru bagi FEB Unilak untuk terus berinovasi, berkolaborasi, serta berkontribusi dalam pembangunan pendidikan tinggi Indonesia yang unggul dan berdaya saing internasional.##

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *