Labuhanbatu – Judicial justice | Sebuah pemandangan miris terlihat di kawasan Jl. Sm. Raja Jl. Aek Tapa No.7, Rantau Prapat, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Minggu (25/10/2026) pagi.
Gedung Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang diketahui baru selesai dibangun dan belum sempat beroperasi melayani masyarakat, sudah harus terendam banjir.
Pantauan langsung pada pukul 07:35 WIB dengan bukti GPS Map Camera di titik koordinat Lat 2.078072° Long 99.853906° menunjukkan, air keruh berwarna coklat dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa menggenangi halaman hingga ke bagian depan enam pintu ruko gedung koperasi tersebut.
Gedung yang menjadi program unggulan pemerintah pusat untuk menggerakkan ekonomi desa ini, kondisinya masih baru, cat masih terlihat bersih, namun kini terendam air.
“Gedungnya baru siap, belum dipakai, eh sudah banjir. Sayang sekali bangunannya,” ujar warga yang berada di sekitar lokasi.
Kawasan Jl. Aek Tapa Rantau Selatan memang dikenal sebagai wilayah langganan banjir setiap musim hujan tiba.
Warga menilai perlu ada perhatian serius terkait sistem drainase dan tata kelola lingkungan di sekitar bangunan fasilitas pemerintah tersebut.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui dinas terkait, dapat segera melakukan penanganan dan evaluasi agar gedung yang baru dibangun dengan anggaran negara tersebut tidak mengalami kerusakan akibat terus terendam banjir sebelum sempat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.
Pewarta: Amlin Nst










