HUT ke-3 IKEIS Pelalawan Jadi Momentum Menjaga Akidah Islam dan Melestarikan Adat Simalungun

Keterangan Foto: Keluarga besar IKEIS Kabupaten Pelalawan bersama Ketua IKEIS Provinsi Riau, Sehat Abdi Saragih, S.T., M.T., serta perwakilan pengurus kabupaten/kota saat merayakan HUT ke-3 di Gedung Daerah Kabupaten Pelalawan, Sabtu (31/10/2026). Dok JJ.

PELALAWAN, RIAU – Judicial Justice | Ikatan Keluarga Islam Simalungun (IKEIS) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan meriah dan penuh khidmat di Gedung Daerah Kabupaten Pelalawan, Sabtu (31/10/2026).

Mengangkat tema adat Simalungun, “Tolu Tahun IKEIS Pelalawan Sepangambei Manoktok Hitei Marsada Uhur Marholongni Atei”, yang mengandung makna tiga tahun kebersamaan, sehati sepikir, satu tujuan, serta dilandasi kasih sayang, perayaan ini mencerminkan semangat kekeluargaan yang menjadi fondasi organisasi IKEIS.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan registrasi undangan dan hiburan lagu-lagu Simalungun. Suasana semakin semarak melalui penampilan Tari Tor Tor Sombah, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara Siti Julia dan Ana Saragih serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Iyus Esterina Saragih.

Rangkaian sambutan disampaikan Ketua Panitia Fahrizal Saragih, Ketua IKEIS Kabupaten Pelalawan H. Saman Saragih, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H, diwakili. Pendiri sekaligus Pembina IKEIS Pelalawan Suraden Damanik bersama Ibu Rahmayuni Saragih, Ketua FPK H. Ishak, serta Ketua IKEIS Provinsi Riau Sehat Abdi Saragih, S.T., M.T. Acara juga diisi Tari Tor Tor Haroan Bolon, tausiah agama, dan doa yang disampaikan Ustaz Mhd. Hidir Damanik.

Puncak perayaan berlangsung dengan pemotongan kue ulang tahun ke-3, pemberian penghargaan kepada pendiri IKEIS Kabupaten Pelalawan, Suraden Damanik dan Rahmayuni Saragih, serta prosesi adat Manurduk Dayok kepada sejumlah tamu kehormatan.

Prosesi Manurduk Dayok dipandu Penasehat IKEIS Kabupaten Pelalawan, Evendi Saragih dan Arba’ Silalahi. Tradisi adat tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perayaan, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan persaudaraan kepada para tokoh serta undangan yang hadir.

Sejumlah penerima prosesi Manurduk Dayok di antaranya pendiri dan pembina IKEIS Pelalawan, para penasehat, Ketua IKEIS Kabupaten Pelalawan beserta istri, Ketua FPK Pelalawan beserta istri, Kapolres Pelalawan beserta istri, Ketua IKEIS Provinsi Riau beserta istri, serta para ketua IKEIS dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Bengkalis.

Ketua Panitia Fahrizal Saragih menyampaikan bahwa peringatan tiga tahun IKEIS bukan sekadar perayaan hari jadi, melainkan momentum untuk menjaga keberlangsungan adat dan budaya Simalungun di tanah Melayu, khususnya di Kabupaten Pelalawan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Bupati Siak Temui KPK Perkuat Tata Kelola SDA

“Tolu tahun bukanlah waktu yang singkat. Kita Sepangambei Manoktok Hitei, satu hati, satu tujuan, Marsada Uhur Marholongni Atei,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IKEIS Kabupaten Pelalawan H. Saman Saragih menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama tiga tahun. Ia berharap IKEIS semakin berkembang, mampu merangkul keluarga besar Islam Simalungun, serta mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan IKEIS harus menjadi wadah yang mempererat hubungan antarkeluarga sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan organisasi IKEIS di kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau.

Ia juga mengapresiasi dukungan pengurus provinsi serta kehadiran perwakilan IKEIS dari sejumlah daerah dalam perayaan tersebut. Ke depan, pihaknya berharap hubungan antarpengurus semakin solid sehingga kegiatan organisasi dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga Simalungun.

“Harapan kami, keluarga IKEIS yang ada di Kabupaten Pelalawan semakin berkembang dan dapat membantu perkembangan pembangunan daerah. Kami juga ingin terus merangkul IKEIS yang ada di kabupaten lain. Organisasi ini harus menunjukkan kebersamaan dan ikut serta mendukung program-program pemerintah Kabupaten Pelalawan,” ungkap H. Saman Saragih.

Ia menambahkan, selama tiga tahun perjalanan organisasi tentu terdapat dinamika dan kekurangan. Namun, hal tersebut merupakan bagian dari proses dalam sebuah perkumpulan. Dirinya optimistis, melalui pembinaan dan keterlibatan generasi muda, IKEIS Pelalawan ke depan akan semakin maju dan besar.

Di kesempatan yang sama, Ketua IKEIS Provinsi Riau Sehat Abdi Saragih, S.T., M.T., mengungkapkan kebanggaannya melihat kekompakan dan semangat kekeluargaan yang ditunjukkan anggota IKEIS Kabupaten Pelalawan dalam perayaan HUT ke-3 tersebut.

Ia menjelaskan, saat ini IKEIS telah memiliki kepengurusan di tingkat Provinsi Riau serta sejumlah kabupaten/kota, di antaranya Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Bengkalis. Kehadiran wadah organisasi tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan keluarga besar Islam Simalungun di berbagai daerah.

Baca Juga:  Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Ini Pesan Wabup Syamsurizal

Menurut Sehat Abdi, IKEIS dibangun dengan dua tujuan utama, yakni menjaga akidah dan nilai-nilai agama Islam serta melestarikan budaya Simalungun. Kedua hal tersebut menjadi landasan penting agar identitas keagamaan dan kebudayaan tetap terjaga meskipun masyarakat berada jauh dari daerah asal.

“Dengan adanya wadah IKEIS ini, kita bisa merangkul dan menghimpun keluarga besar, khususnya Islam Simalungun. Kami melihat kekompakan dan semangat kebersamaan keluarga besar IKEIS Pelalawan sangat kuat. Ini merupakan kegiatan positif yang diharapkan dapat memberikan manfaat, bukan hanya bagi keluarga sendiri, tetapi juga masyarakat Kabupaten Pelalawan secara umum,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa IKEIS diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan mempererat silaturahmi, tetapi turut berkontribusi dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

Sehat Abdi turut menyampaikan bahwa meskipun masyarakat Simalungun berasal dari Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, hubungan dengan daerah asal tetap perlu dijaga. Karena itu, dalam kegiatan-kegiatan besar IKEIS, pihaknya biasanya turut mengundang pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai bentuk silaturahmi dan menjaga hubungan kekeluargaan dengan tanah leluhur.

Perayaan HUT ke-3 tersebut dihadiri ratusan keluarga besar IKEIS dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pelalawan serta perwakilan pengurus IKEIS kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Para peserta tampil mengenakan pakaian adat Simalungun yang menambah kekayaan suasana budaya dalam kegiatan tersebut.

Melalui peringatan tiga tahun ini, IKEIS Kabupaten Pelalawan diharapkan semakin memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai Islam, melestarikan warisan budaya Simalungun, serta mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan Kabupaten Pelalawan.

Semangat Sepangambei Manoktok Hitei, Marsada Uhur Marholongni Atei diharapkan tidak berhenti sebagai tema perayaan, tetapi terus diwujudkan dalam kebersamaan dan kegiatan nyata keluarga besar IKEIS.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *