Wabup Pelalawan Koordinasi dengan Menteri Koperasi untuk Pengembangan UMKM

JUDICIALJUSTICE.COM – JAKARTA | Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus berupaya memperluas pasar bagi produk-produk unggulan daerah. Salah satu langkah konkret dilakukan Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH, dengan melakukan koordinasi langsung bersama Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi tersebut membahas berbagai strategi penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pelalawan.

Penguatan UMKM Pelalawan Jadi Fokus Sinergi

Dalam kesempatan itu, Husni Tamrin memperkenalkan sejumlah produk unggulan daerah yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar nasional hingga internasional. Produk tersebut di antaranya Batik Bono, Batik Seikijang, serta beragam makanan khas Pelalawan yang selama ini menjadi identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Negeri Seiya Sekata.

Menurut Husni Tamrin, UMKM merupakan sektor yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, diperlukan dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar pelaku usaha lokal mampu berkembang lebih cepat dan berdaya saing tinggi.

“Kami datang untuk membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi RI. Pelalawan memiliki banyak produk unggulan yang berkualitas dan sarat nilai budaya. Harapan kami, produk-produk tersebut dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional,” ujar Husni Tamrin.

Produk Unggulan Pelalawan Siap Bersaing

Ia menjelaskan, Batik Bono dan Batik Seikijang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi representasi kekayaan budaya Pelalawan yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Begitu pula dengan produk kuliner khas daerah yang memiliki cita rasa unik dan berpotensi menjadi daya tarik tersendiri di pasar nasional maupun global.

Baca Juga:  Bupati Pelalawan Lepas Peserta Pawai Milad Muhammadiyah ke-113

Keberadaan produk berbasis budaya lokal tersebut dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi persaingan pasar. Selain menawarkan kualitas produk, UMKM Pelalawan juga membawa nilai kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah.

Strategi UMKM Pelalawan Naik Kelas

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Husni Tamrin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, hingga perluasan akses pemasaran berbasis digital.

“Kami ingin UMKM Pelalawan naik kelas. Bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi pemain yang diperhitungkan. Jika produk lokal mampu menembus pasar nasional dan internasional, maka dampaknya akan sangat besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Selain itu, transformasi digital juga menjadi salah satu fokus pengembangan UMKM agar pelaku usaha dapat memanfaatkan platform pemasaran modern, memperluas jaringan pelanggan, dan meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Peluang Pasar Nasional dan Internasional

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum penting bagi Pemkab Pelalawan untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Kementerian Koperasi RI dalam rangka memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong lahirnya pelaku usaha yang tangguh dan inovatif.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan berbagai program pendampingan, pelatihan, serta akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha di Kabupaten Pelalawan.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap produk-produk unggulan daerah dapat semakin dikenal luas, menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus mampu bersaing di pasar global sebagai wajah ekonomi kreatif dan budaya Kabupaten Pelalawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *